Dalam dunia bisnis, istilah procurement dan purchasing sering kali digunakan secara bergantian. Padahal, keduanya memiliki peran dan ruang lingkup yang berbeda. Memahami perbedaan ini sangat penting agar perusahaan dapat mengelola proses pengadaan secara lebih efisien, strategis, dan berkelanjutan.
Apa Itu Procurement?
Procurement adalah proses strategis yang mencakup seluruh siklus pengadaan barang dan jasa — mulai dari identifikasi kebutuhan, pemilihan pemasok, negosiasi kontrak, hingga evaluasi kinerja pemasok. Tujuan utama procurement bukan hanya mendapatkan harga terbaik, tetapi juga memastikan kualitas, keberlanjutan, dan efisiensi dalam rantai pasok perusahaan.
Dengan kata lain, procurement berperan sebagai strategi bisnis yang membantu perusahaan mencapai keunggulan kompetitif melalui manajemen pengadaan yang terencana dan terukur.
Apa Itu Purchasing?
Sementara itu, purchasing adalah bagian dari procurement yang fokus pada aspek operasional — yaitu proses pembelian itu sendiri.
Kegiatan purchasing meliputi pembuatan purchase order, pemrosesan pembayaran, serta penerimaan barang atau jasa sesuai kebutuhan yang telah disetujui.
Jadi, jika procurement adalah keseluruhan strategi pengadaan, maka purchasing merupakan salah satu langkah dalam proses tersebut.
Mengapa Perbedaan Ini Penting?
Memahami perbedaan antara procurement dan purchasing membantu perusahaan dalam:
• Menyusun strategi pengadaan yang lebih terarah dan efisien.
• Meningkatkan hubungan dengan pemasok melalui pendekatan jangka panjang.
• Mengoptimalkan biaya dan waktu dalam proses pengadaan.
• Mendukung tujuan keberlanjutan (sustainability) perusahaan.
Dengan pendekatan yang tepat, perusahaan tidak hanya menghemat anggaran, tetapi juga memperkuat daya saing dan reputasi di pasar.
⸻
💼 Kesimpulan
Purchasing hanyalah salah satu bagian dari procurement. Keduanya saling melengkapi, namun memiliki peran yang berbeda dalam rantai pengadaan.
Dengan memahami dan menerapkan konsep procurement secara strategis, perusahaan dapat menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan dalam operasionalnya.

